– PENYESALAN DIRI –

Kejenuhan yang terus merasut diri

Segenggam noda menempel di alam pikiran dan tak tahu kapan perginya

Mata yang tajam melihat dengan nafsu yang membara

Padahal itu semua penuh dengan kepalsuan dan tipuan semata

Hati yang jernih pun hanya terdiam dan termenung

Kepada jiwaku yang membara giat berbuat dosa

Oh Tuhan, teteskan cahaya dan naungan-Mu

Pada hamba yang gelap ini. . . .

By: Ahman Tanjung

About Ahman

Suka humor tapi gak humoris
This entry was posted in Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s