Manusia

Menangis pada pangkuannya, menangisi mereka yang tertindas. Terambil haknya oleh mereka yang berkuasa. Menguasai isi alam bahkan menguasai hak orang lain. Sungguh, rakus itu telah mendarah daging. Hingga, siapapun yang melintas dan yang terdiam akan dihempaskannya dengan senjata kekuasaan. Kekuasaan yang diemban dijadikan senjata untuk merampas. Merampas dan merampas, tak kenal siapa yang dirampas. Karena itu, ia luluhlantahkan tanpa kenal jeritan.

Manusia apa itu, yang menikmati keringat orang lain. Manusia apa itu, yang merampas hak orang lain. Manusia apa itu, yang tertawa dikala orang lain menangis. Manusia apa itu, oh manusia. Akal telah lenyap bersama kejahatannya. Akal dimusnahkan dengan musnahnya hati nurani. Sungguh sadis dirimu wahai manusia.

About Ahman

Suka humor tapi gak humoris
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s